kebutuhan nutrisi pada bayi

Indicator Tumbuh Kembang Bayi

Top Hamali – Orang tua mana yang ingin anaknya sehat? Pastilah semua orang tua mendambakan anaknya selalu dalam keadaan sehat dan memiliki perkembangan yang optimal. Banyak yang beranggapan bahwa anak yang sehat terlihat dari berat badannya. Asumsi tersebut kurang tepat karena indicator sehat tidak hanya diukur dari berat badan saja, melainkan ada indicator lain yang bisa diukur. Penasaran apa saja indicator dari kebutuhan nutrisi pada bayi dan anak sudah tercukupi? Berikut adalah beberapa indikatornya.

kebutuhan nutrisi pada bayi

Tinggi dan berat badan ideal

Anak yang memiliki nutrisi yang tercukupi akan memiliki berat badan dan tinggi yang ideal. Umunya anak yang berumur 0-1 tahun akan memiliki berat 3.3 kg – 9.9 kg, tingginya 50-75cm. Anak yang berumur 1-3 tahun akan memiliki berat badan 10-14.3 kg, tingginya 75-96cm. Anak yang berumur 3-6 tahun akan memiliki berat badan 14.3-19 kg, sedangkan tingginya akan mencapai 96cm-112cm.

Tidak mudah terserang penyakit

Anak yang memiliki kebutuhan nutrisi yang sudah terpenuhi biasanya memiliki kekebalan tubuh bagus yang bisa membuat mereka menjadi tidak gampang terserang penyakit. Kebutuhan yang dimaksud disini adalah kebutuhan karbohidrat, lemak, protein, mineral dan vitamin. Anak yang memiliki kebutuhan nutrisi yang terpenuhi biasanya juga akan memeliki postur tubuh tegap dan gesit dalam pergerakannya.

Tidur yang berkualitas

Hormon pertumbuhan pada bayi biasa akan muncul pada saat mereka tidur. Ketika tidur hormone mereka akan beregenerasi dan membuat sang anak memiliki pertumbuhan optimal. Kurangnya kualitas tidur akan membuat anak terganggu pertumbuhannya baik secara fisik maupun mental. Anak yang tidur kurang berkualitas juga akan mengalami gangguan dalam fokus serta berkonsentrasi.

Aktif dalam bergerak

Anak yang memiliki asupan nutrisi yang kurang dari takarannya akan menunjukkan dari pergerakan mereka yang lesu serta cepat lelah. Dalam hal ini kekurangan karbohidrat ini menjadi penyebabnya. Jika dibiarkan dalam waktu yang lama maka anak menjadi rentan terserang penyakit seperti anemia.

Berbanding terbalik dengan anak yang mendapatkan takaran gizi yang seimbang, mereka akan bergerak aktif dalam durasi yang lama. Kekuatan mereka yang kebutuhan nutrisinya terpenuhi akan berbeda dengan anak yang mengalami kekurangan asupan nutrisi.

Demikianlah beberapa indicator dari anak yang memiliki asupan gizi dan nutrisi yang seimbang. Sebagai poin penutup, anak yang memiliki gizi dan nutrisi yang seimbang cenderung memiliki nafsu makan seimbang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *