uji coba sembunyikan Fitur Like Instagram

Lakukan Uji Coba Dengan Sembunyikan Fitur Like Instagram

Top Hamali – Berbagai aplikasi populer yang bertebaran di dunia maya, banyak diminati sebagai media komunikasi. Instagram menjadi salah satu diantaranya, dengan tingkat peminat yang cukup tinggi.

Ditambah dengan tidak adanya batasan usia, sehingga semua kalangan dapat menikmati aplikasi tersebut. Fitur like, berfungsi untuk memberikan simbol suka terhadap ungguhanan tertentu. Dalam tahap uji cobanya, fitur ini bisa dihilangkan.

uji coba sembunyikan Fitur Like Instagram

Dikenal Sebagai Aplikasi Populer Di Berbagai Kalangan

Hadir dengan tampilan lebih modis nan modern, membuat siapapun yang melihatnya tertarik untuk menggunakannya. Sejak halaman depannya saja, pengguna dapat melihat desain simpel dan mudah dimengerti.

Semakin menarik digunakan, sebab aplikasi ini sediakan fitur canggih untuk menghubungkan dengan aplikasi media sosial lainnya. Dengan adanya fitur ini, penggunanya dapat saling tukar informasi dari media satu ke media lainnya.

Berbagai fitur lainnya bisa ditemukan di aplikasi populer satu ini. Mulai dari fitur suka, komentar, menyimpan, dan sebagainya. Hadirnya berbagai fitur tersebut, agar memudahkan penggunanya untuk saling berkomunikasi dengan sesama pengguna.

Dari berbagai fitur yang ada, nampaknya Instagram ingin melakukan uji coba kepada salah satu fiturnya. Fitur yang dimaksudkan, adalah fitur suka di bagian kiri bawah postingan.

Fitur like ini berfungsi sebagai tanda, pengguna menyukai postingan yang ada di dalam timelinenya. Untuk menggunakan fitur suka ini, penggunanya hanya butuh tap 2 kali pada gambar ataupun tekan gambar hati di bagian bawah setelah gambar. Sedangkan bagi pengguna yang disukai postingannya, akan mendapatkan pemberitahuan jumlah like yang dimilikinya.

Dilansir dari harapanrakyat.com, ada desas desus mengenai fitur suka tersebut. Dimana kabr baru tersebut menyebutkan, akan menyembunyikan fitur sukanya dalam postingan. Ternyata kabar tersebut benar adanya, karena sudah diterapkan di beberapa negara maju.

Negara yang sudah merasakan fitur terbarunya terdiri dari Selandia Baru, Italia, Amerika Serikat, dan Australia. Sedangkan dari kabar yang beredar, Instagram akan melakukannya secara global.

Jika memang akan diselenggarakan secara global, maka tanah air juga akan merasakan ketika waktunya tiba. Namun uji coba ini tidak akan dirasakaan sekaligus, sebab pelaksanaan uji coba dilakukan secara acak. Ketika akan melakukan uji coba, pengguna akan menerima notifikasi dari pihak Instagram sendiri. Apabila pengguna mendapatkan pesan tersebut, kemungkinan turut ambil andil dalam uji coba tersebut.

Fitur like tersebut, berfungsi untuk mengetahui siapa saja yang telah menyukai postingan penggunanya. Apabila pengguna menerima pesan terkait perubahan fitur suka, maka fitur tersebut telah disembunyikan.

Perubahan tersebut akan terjadi secar otomatis, sehingga penggunanya tidak bisa mengaturnya sendiri. Dengan begitu, Instagram mengharapkan penggunanya lebih fokus membuat konten menarik.

Alasan Menyembunyikan Fitur Suka

Segala bentuk uji coba yang dilakukan para peneliti, tentu saja didasari dari masalah yang terbentuk dari sebab akibat. Hanya saja masyarakat masih bertanya tanya, kenapa harus menyembunyikan fitur tersebut.

Alasan dibalik uji coba ini, sebenarnya sudah dituliskan dalam pesan yang dikirimkan langsung oleh pihak Instagram. Dimana informasi tersebut mengatakan, jika perusahaan ingin penggunanya lebih fokus terhadap konten yang dibagikannya.

Alasan tersebut cukuplah masuk akal, mengingat banyak kecurangan yang telah terjadi di Instagram sejauh ini. Sudah bukan menjadi rahasia umum bila, terdapat persaingan akibat adanya fitur suka.

Persaingan tersebut terjadi, berawal dari banyaknya jumlah pengguna lain yang menyukai postingan seseorang. Semakin banyak jumlah like yang didapat, postingan tersebut bisa jadi sesuai selera dan memang menarik.

Ada pula yang berfikiran bila, semakin banyak suka yang didapatkan maka dirinya akan menjadi terkenal. Melalui pemikiran tersebut, pengguna pun menggunakan segala cara agar postingannya banyak disukai.

Cara yang dilakukan pun beragam, mulai dari memberikan tag, memberikan hastag, mengikuti perlombaan, hingga cara curang seperti membeli pengikut yang sempat populer beberapa waktu lalu. Untuk itulah, Instagram menyembunyikan fitur like sementara.

Alasan menyembunyikan fitur ini cukup bisa diterima secara akal, agar tidak ada lagi komparasi sosial yang terjadi di berbagai negara. Dampak yang paling terlihat, pengguna tidak bisa melihat jumlah suka yang didapatkannya.

Dengan begitu pengguna dapat fokus untuk membuat konten menarik untuk dibagian. Fitur satu ini juga tidak sepenuhnya hilang, karena mereka hanya melakukan uji coba untuk menyembunyikannya sementara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *